Minggu, 21 Oktober 2012

DRABBLE: WHEN SULLI GOT HER JEALOUS


It hurts..
Meskipun kau menunjukan senyum cerahmu, meskipun kau menunjukan tawa riangmu, meskipun kau menunjukan sikap childishmu di depan semua orang.
Kalau kau berada sendirian di tempat yang hanya kau tahu dimana letaknya, kau juga akan membuat ekspresi kasihan.
Kau tidak bisa menangis dan kau tidak bisa mengeluh.
Karena kau pikir ada suatu cerita yang bisa di ceritakan atau tidak.
Dan kau memilih untuk menyimpannya sendiri..
Dan itu menyakitkan, karena walaupun kau bercerita pada temanmu ,kau tetap tidak bisa mengubah perasaanmu.
Itu menyakitkan..kau bisa rasakan itu..


WHEN SULLI GOT HER JEALOUS

Cast/Pairing : Minho/Sulli, slight! Minho/Krystal

Genre : Hurt/Romance

Rated : T

Summary : “ –Ketika Sulli kalah, dan terpaksa harus merasa cemburu sendirian,,”

Disclamer : Own nothing, except the plot


 
[First song In My Room – SHINee]


Kau bisa tunjukan semua kemanisanmu, senyum ceriamu, tingkah lucumu, tawa riangmu di luar sana.  Tetapi ketika hanya berada di ruanganmu sendiri seperti ini, bisakah kau melakukan itu?
Pada siapa kau tertawa? Tersenyum? Dan bertingkah lucu ketika kau hanya sendiri seperti ini?
Ini bukan masalah dimana kau kesepian atau membutuhkan seseorang untuk menangis, ini masalah ketika kau bingung harus berbuat apa.

Masalah ketika kau berpikir harus kau apakan perasaanmu sendiri.
Dan anggaplah permasalahan yang hanya bisa kau lakukan dan kau ingat di ruanganmu ini adalah masalah cinta.
Membuatmu harus benar-benar menjadi seorang aktris tangguh yang bisa membohongi semua orang dengan aktingmu, dan kembali menjadi dirimu semula ketika kau berada di ruanganmu ini –sendirian.
Memang lebih baik sendiri –kau pikir.  Kau bisa meluapkan semua emosimu.  Dengan tulisan, dengan lukisan, nyanyian.

Bukan berarti kau tidak butuh teman, tapi untuk saat ini kau berharap hanya kau yang bisa menyelesaikan masalahmu ini, di ruanganmu ini.

Kau mengingat segalanya..
Ketika awal kau mengenal dia, ketika kau merasa bingung dengan dirimu sendiri, dan ketika kau merasa gerah ketika kau tahu bahwa seorang temanmu juga menyukainya.

Ini jelas menyakitkan..
Ketika hanya kau sendiri yang merasa bisa melihat senyumnya, kini kau harus menerima bahwa bukan hanya kau saja yang bisa melihat senyumnya.

Kau menahan semua perasaanmu ketika tahu bahwa bukan hanya temanmu saja yang menyukainya, masih banyak gadis lain yang juga menyukainya.
Kau ingin menangis, kau ingin mengeluh.

Pada siapa? Kau memutuskan untuk diam dan menyimpan semuanya.  Di ruanganmu dan dirimu sendiri.
–Sulli menutup buku hariannya dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Apa-apaan barusan? Ia menyalahkan temannya lagi? Menyalahkan Krystal? Oh –ayolah, ia bukan anak-anak sekarang.


[Second song Quasimodo – SHINee]


Sebenarnya Sulli tidak menyesal kalau Krystal juga menyukai Minho.  Minho memang tampan, dan merupakan laki-laki –menuju sempurna.
Ia memaklumi, tapi tetap saja.  Walaupun begitu ia tetap merasa cemburu  ketika ia melihat Minho –maka Krystal juga akan melihatnya.

Bukan berniat untuk menyakiti dirinya sendiri, tapi ia merasa cocok dengan Krystal.  Mereka seumuran.  Dan ia hanya berbeda beberapa bulan dengan Krystal ,itu bukan alasan untuk mendekati Krystal –ia tahu.
Lalu kemudian Sulli mulai meyakinkan dirinya bahwa menyakiti dirinya sendiri itu menyenangkan.  Sengaja menyakitinya sendiri dengan mendekati Krystal, dan menjauhinya ketika melihat Krystal dan Minho sedang bercanda bersama. Dan menjauhi Minho ketika melihat Minho mulai mendekatinya, biar saja.  Biar ia puas sekalian.

Bodoh memang.  Tapi kesakitannya ini begitu membuatnya kecanduan, ini seperti sedang melakukan.....hal gila.

Walaupun kadang ia sering mendengar kalau Krystal sering mengeluh sendiri mengenai Minho.
Ia sengaja tidak menggubrisnya, untuk apa? Mengejeknya kalau bukan hanya ia yang merasa sakit hati dengan Minho?

Ayolah –Sulli masih lebih pandai berakting daripada Krystal.

Siapa yang sanggup menahan air matanya seharian ketika melihat mereka berdua begitu dekat?
Siapa yang sanggup tetap terlihat hiperaktif ketika melihat candaan mereka yang begitu dekat dengannya?
Dan siapa yang bisa terus tertawa ketika mereka berdua mengobrol bersama di dekatnya tanpa sedikit pun ia bisa bergabung bersama mereka?

Sulli menggosok kedua matanya, ada hal yang ia benci.  Ia benci liburan, dan ia benci sekolah.
Ia benci keduanya.  Liburan yang mengesalkan, dan hanya bosan yang melanda.  Dan sekolah yang membosankan dengan hanya rasa kesal yang melanda.


[Third song BETTER – SHINee]


Tapi jujur saja, ia lebih baik jika merasa sedih seperti ini.  Rasa sedihnya itu sudah seperti menyatu dengan dirinya –ini berlebihan.

Tapi Sulli menikmatinya.  Ketika ia berpura-pura untuk tetap tersenyum dan berlagak hiper, ia menyukainya.  Meski ia mati-matian menahan air matanya agar tidak keluar serta menjaga suaranya agar tidak terdengar serak.

Jahat memang –apalagi jika ia sudah mulai mengalah demi Krystal.  Meski keduanya sudah saling mengetahui tentang perasaan masing-masing terhadap Minho, dan Minho juga mengatahuinya.  Tetapi ia lebih memilih untuk mengalah –bukan bermaksud untuk menyakiti dirinya sendiri.  Hanya saja, kau bisa bayangkan ketika kau merasa bahagia dengan laki-laki yang kau suka dan tiba-tiba kau teringat dengan seseorang yang juga menyukai laki-laki yang sama? Kau pasti terbebani dengan pikiran seperti itu bukan? Terlebih orang itu adalah temanmu sendiri.

Dan kau pun cukup gila sehingga memutuskan untuk mengalah seperti ini.  Meski kau juga tidak mengambil pusing hal ini, tapi kadang perasaan serta pikiran seperti ini sering memanas-manasi dirimu sendiri terhadap temanmu itu.

Begitu yang Sulli alami, bayangkan saja sendiri.
Tetapi Sulli masih memiliki obat tersendiri untuk mengobati hatinya, dengan hanya melihat Minho tersenyum dan tertawa, Sulli sudah merasa terobati.
Itu saja, sangat simpel.


END

[A/N]: Minsull again!!  Yeah!  Walaupun ceritanya ‘sakit’ kayak gini.  Well, aku tetep seneng ngebuatnya.  Sebenernya ini cerita lama, lamaaaaaaaaaaaaaaaa banget!  Cuma aku baru berani ngepublish sekarang .___....  ehehehe~ seperti profilku ‘Living on Minsull Corner’ aku kepingin bikin ff Minsull banyak-banyak..  Bocoran yaa..aku lagi bikin proyek!  Proyek apa?  Liat aja nanti muehehehe~  dan..maaf ya kalau lagu yang dipakai enggak sesuai sama arti lagunya.  Yah, pokoknya dipakasain sesuai aja deh, karena aku bikin ini yaaaa..sambil dengerin ketiga lagu itu muehehehe~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar