Blog yang didirikan (?) setengah tahun silam, dengan perasaan terpaksa karena (kabarnya) suruhan dari guru komputer di sekolah saya yang mengatakan bahwa setiap siswa kelas 9 wajib memiliki blog pribadi, karena pada semester pertama kedua kami hanya mempelajari materi mengenai internet. Tapi naas (?), guru tersebut tidak kunjung menyuruh kami untuk mempelajari blog di sekolah. Namun saya tidak kecewa, justru saya sangat senang. Saya memiliki blog pribadi, dan bebas memposting apa saja yang saya mau di blog saya. Namun saya sadar, saya memiliki batasan-batasan untuk tidak memposting sesuatu yang tidak perlu diposting. Istilahnya privasi.
Mungkin halaman ini terdengar atau terlihat seperti sebuah peraturan ketimbang penjelasan rinci mengenai blog ini sendiri. Tapi saya tegaskan sekali lagi, ini adalah blog saya.
Well, blog ini adalah blog pribadi milik AULIA PUSPA NINGRUM. Saya tidak melarang kalian semua yang telah sengaja atau tidak sengaja berkunjung kesini untuk merepost apa yang saya tulis disini. Tidak masalah jika kalian tidak menggunakan disclaimer atau apapun itu. Namun yang saya minta, jika suatu saat nanti saya memposting sesuatu berbau fanfiksi atau sebuah tulisan yang benar-benar murni dari otak saya, saya harap kalian mencantumkan disclaimer ketika memutuskan untuk merepost tulisan saya. Dan di dalam kasus ini, silakan tulis nama saya, atau alamat blog ini.
Saya tidak melarang untuk kalian membaca semua tulisan-tulisan saya, toh saya sadar untuk member sebuah komentar di suatu blog (terlebih blogspot) memang cukup sulit. Saya mengerti itu. Tapi saya mohon, untuk fanfiksi-fanfiksi yang mungkin akan saya post kemudian hari, sempatkanlah memberi sebuah komentar. Entah itu sebuah pujian atau kritik, saya sangat memerlukannya untuk karya-karya saya selanjutnya. Dan jika kalian menemukan label bertuliskan DON’T BASH, maka wajib bagi kalian untuk tidak meninggalkan bash di dalam tulisan saya.
Lalu saya tahu blog merupakan tempat yang bukan benar-benar privasi, blog merupakan tempat untuk semua orang bisa membacanya. Maka dari itu, saya berusaha untuk tidak membuat suatu tulisan yang terlalu ‘mengarah’ pada kehidupan saya. Dan jika kalian menemukan label di akhir tulisan DAILY LIFE, itu bukan berarti saya menulis rincian hidup atau perasaan saya. Karena saya cukup pintar untuk memilah-milah tulisan apa yang sekiranya perlu saya post. Sehubungan dengan label di atas, saya hanya cukup menulis perasaan saya ketika saya sedang merasa senang (tidak termasuk ketika saya marah, sedih, atau kecewa).
Jika ada yang merasa tersinggung atau terbebani dengan tulisan yang saya buat, saya minta maaf. Dan silakan kalian tulis keluh kesah kalian di kolom komentar, karena saya juga manusia yang bisa khilaf. Sehubungan lagi dengan label DON’T BASH, kalian berhak memberikan komentar tapi diwajibkan untuk tidak memberi saya sebuah bash.
Di blog ini saya memang belum membuat tulisan mengenai fanfiksi-fanfiksi seperti yang saya katakan di atas, tapi jika memang memungkinkan saya berharap saya bisa memposting fanfiksi-fanfiksi yang telah dan akan saya buat. Namun saya beritahu, seperti namanya, fanfiksi merupakan fiksi yang dibuat oleh fans mengenai idolanya, terserah si penulis ingin membuat tokoh idolanya menjadi seperti apa di dalam ceritanya. Oleh sebab itu disebut fanfiksi, fanfiksi yang saya buat pun tentunya tidak lepas dari idola saya. Yaitu Choi Minho, Kai, dan Choi Sulli. Entah apa yang membuat saya tertarik membuat tulisan mengenai mereka. Daya tarik yang cukup kuat saya rasa. Selain itu, saya juga menyukai tokoh yang dipasang-pasangkan. Seperti misalnya Minho/Sulli, atau Kai/Sulli atau Taemin/Sulli. Saya akui, saya benar-benar menyukai pasangan Shiny Effect [Onew/Victoria, Jonghyun/Luna, Key/Amber, Taemin/Sulli], kenapa tidak ada Minho/Krystal seperti yang lazim dielukan oleh fans pasangan Shiny Effect tersebut. Karena saya cemburu. That’s it. Selain pasangan OTP di atas, kadang saya suka memasang-masangkan semua idola laki-laki saya dengan Sulli. Karena idola perempuan saya hanya satu, yaitu Choi Sulli. Karena begitu gemasnya, saya suka sekali membuat fanfiksi mengenai Minho/Sulli. Namun saya sadar, Taemin lebih cocok dipasangkan dengan Sulli ketimbang dengan Minho. Lalu apa dengan begitu saya menyukai pasangan Minho/Krystal? Jawabannya sama, TIDAK. Saya benar-benar cemburu, apalagi ketika pasangan itu semakin banyak memiliki fans, saya sedih. Dan ketika muncul lagi pasangan baru yaitu Minho/Yuri, itu benar-benar pukulan telak bagi saya. Jangan salahkan saya karena tidak menyukai wanita-wanita tersebut, karena saya juga tidak mengerti kenapa saya bisa seperti ini. Dan lagi, saya tidak pernah memberikan bash bagi semua pasangan atau idola yang tidak saya suka, hanya cukup dengan menutup mata dan telinga itu bisa membantu saya untuk meredam perasaan cemburu saya.
Baik, kembali ke topik. Karena Kai merupakan idola baru, saya belum sekalipun membuat fanfiksi mengenainya. Mungkin harus saya coba, dan tentu saja pasangannya sudah ditentukan dan itu itu saja. Choi Sulli.
Dulu saya juga suka dengan Infinite, namun sekarang tidak lagi. Saya juga tidak mengerti. Namun nasi sudah menjadi bubur, saya sempat membuat semua member Infinite sebagi tokoh fanfiksi bersama Sulli. Bukan fanfiksi bergenre romance, hanya fantasy. Tapi saya memang masih dalam tahap belajar, saya hanya mampu membuat fanfiksi tersebut hingga part 2, itupun belum selesai. Oleh karena itu, nanti saya akan memposting fanfiksi tersebut sebagai fanfiksi pertama di blog ini. Dan menunggu tanggapan dari kalian, saya akan mencoba melanjutkan fanfiksi yang tertunda ini.
Selain itu, saya juga sadar dengan kemampuan saya mengelola blog pribadi saya. Saya adalah newbie, tidak begitu mengerti hal-hal seperti ini. Tapi toh saya mau belajar untuk memperbaiki blog saya. Meskipun blog saya terlihat norak atau kekanakan, saya masih perlu belajar. Saya bukan orang yang pintar dalam bidang komputer, saya tidak mengerti bagaimana caranya membuat background atau header sendiri atau mengotak-atik blog saya sedemikian rupa hingga terlihat keren dan cantik. Jadi saya minta maaf jika kalian yang berkunjung kesini merasa tidak nyaman atau tidak suka dengan blog saya.
Saya rasa mengenai blog ini sudah cukup, saya tidak bisa menuliskan hal-hal yang tidak perlu saya tulis disini kan? Kalau begitu, saya mohon DON’T BASH, karena saya tahu pasti akan ada yang merasa tersinggung dengan tulisan ini. Tapi saya harap itu tidak terjadi ^^
Kalau begitu, saya ucapkan terimakasih bagi semua yang telah berkunjung ke blog ini dan mau membuang-buang waktunya untuk membaca tulisan-tulisan yang saya buat. Saya janji, saya akan mengisi blog ini dengan hal-hal yang lebih bermanfaat yang mungkin bisa saya ambil dari Google Search, jangan tertawa. Ini tidak lucu. Oke, benar-benar tidak lucu. Jangan kesal karena saya seperti tadi. Saya hanya mencoba untuk sekedar berbasa-basi.
Sampai disini saja, saya ucapakan Annyeong Goodbye Adios~~ \(^^)/