Minggu, 27 Mei 2012

FANFICTION : [S E R I E S] FANGIRL


F A N G I R L


Cast : SHINee (Onew, Jonghyun, Key, Minho, Taemin
  Y.O.U

Genre : Family/Friendship

Rated : T

Summary : “ –AKU TIDAK MUNGKIN HIDUP BERSAMA MEREKA..”



Begini, ku jelaskan sesuatu padamu.  Aku seorang fangirl –ah tentu saja.  Tapi kupikir aku berbeda dengan fangirl yang lain yang selalu bermimpi bisa hidup bahagia dengan idola mereka.  Seperti Cinderella dengan Pangeran Sepatunya kemudian taraaa~~ Life Happily Ever After!  Aku?  Tidak, jangan bercanda.  Itulah perbedaanku.  Dulu tentu saja aku suka sekali bermimpi dan mengkhayal seperti itu.  Setiap sebelum tidur aku selalu membayangkan Minho tidur di sampingku dan membisikan kata-kata cintanya padaku atau aku suka sekali mengkhayal kalau Key adalah guru Bahasa Inggrisku di sekolah, menggantikan guru yang selalu saja bolos dan hanya member tugas luar biasa banyak.

Sampai sampai aku menangis saat melihat konser tunggal pertama mereka awal tahun 2011 yang lalu.  The 1st SHINee World Concert in Seoul.  Ku ceritakan sedikit pengalamanku.  Kupikir cara bagaimana aku mendapatkan tiket itu ku lewatkan saja, selain membuang-buang waktuku tentu saja itu memalukan dan menyakitkan.  Aku sudah siap di bangkuku dengan segala atribut sebagai SHAWOL.  Light stick biru laut yang teramat ku banggakan, menandakan kalau aku adalah pecinta mereka dan penyanjung mereka serta papan nama bertuliskan  CHOI MINHO dengan huruf hangul yang besar-besar dan bisa ku pegang dan ku ayunkan saat konser untuk menunjukan pada SHAWOL yang lain kalau aku adalah FLAMES dan untuk menarik perhatian si KODOK itu.

Aku tidak datang sendiri, temanku juga datang.  Tapi karena dia lebih kaya dariku tentu saja dia memilih untuk duduk di tribun.  Lebih nyaman duduk di atas bukan?  Tapi biarlah, sebenarnya itu yang kucari.  Kalau duduk di bawah, aku bisa melihat mereka dengan leluasa, bukan?  Yah tentu saja aku berpikir masalah itu selain kondisi keuanganku.  Dan yah, namanya SHAWOL tidak kaya sepertiku.  Sudah mendapatkan kursi di barisan festival juga untung, memang tidak senyaman di tribun atas yang tidak perlu repot berdiri mendadak kalau tanpa senga member SHINee berdiri di spot yang tidak telrihat meski layar besar tentu saja menyorot mereka terus.  Melihat secara langsung akan lebih menyenangkan ketimbang harus melihat ke arah layar walaupun wajah mereka terlihat lebih besar jika dilihat dari layar.

Tapi syukurlah aku duduk di deretan kursi yang cukup strategis.  Bukan barisan paling depan –yang tentu akan menyakitkan untuk selalu mendongak melihat ke atas panggung, atau barisan paling belakang yang lebih menyiksa karena tinggiku yang kurang dari 160 senti ini, tapi tidak juga di tengah (disini bisa saja wajah member SHINee malah terlihat sebagai kacang merah rebus).  Aku duduk di dekat panggung; katakan saja begitu.  Disini sangat strategis, para member bisa saja bergantian untuk berdiri disini.

Tiba-tiba lampu studion dimatikan, suasana yang semula hiruk pikuk menjadi tenang sejenak.  Tapi hanya sebentar, kemudian kami berteriak bersemangat lagi ketika menyadari konser akan dimulai apalagi ketika suara Onew dan Key sudah bermonolog.

Ya Tuhan, detak jantungku tidak beraturan lagi.  Rasanya ingin saja ku letakan jantungku ini di tempat lain agar tidak memenuhi telingaku.  Tapi percaya, aku menikmati debaran menegangkan dan ketidak sabaran ini.

Aku sempat melihat ke sekeliling, ribuan Pearl Aqua Light Stick berpendar dan diayunkan secara seirama.  Indak sekali.  Aku buru-buru mengangakat kameraku dan mengambil gambar dengan cepat.  Kemudian tepat setelah aku menyimpan kameraku, layar besar di atas panggung kembali mati setelah sebelumnya penuh tulisan yang menurutku sangat manis.

Ah~ Story before concert!!  Tiba-tiba aku ikut berteriak bersama yang lain ketika Key menyebutkan nama semua member di layar.  Dan tentu saja ketika nama Minho yang disebut, teriakanku semakin keras.  Kemudian ku angkat papan nama bertuliskan CHOI MINHO itu tinggi-tinggi.  Aku tahu mereka pasti ada disana, karena kondisi panggung yang gelap, mereka pasti bersembunyi di suatu tempat.

Tapi jujur, ketika nama Taemin yang disebut, aku tidak bisa mengeluarkan suara apapun.  Tampan sekali~~

DUAR!

Aku ingat betul ketika Taemin tiba-tiba muncul di panggung, sorakan kami bertambah kencang.  Kemudian Key di ujung panggung menjorok ke depan di sebelah kiri.  Tidak banyak gaya seperti Taemin, Key hanya melambaikan tangannya kalem tapi tetap tampan!

Selanjutnya Onew yang muncul di sisi bagian belakang panggung sebelah kiri , sama seperti Taemin yang di sebelah kanan.  Sepertinya MVP dan Taemints akan sangat beruntung jika mereka mendapatkan kursi di tribun atas sana.

To Be Continued~


A/N : Ehehehe~~  pendek juga ya?  Jelas dong, ini kan juga salah satu proyek ff series yang lagi aku buat XD  penasaran ga maksud arah cerita ini kemana?  Kalau penasaran diikutin terus ya *kepedean* XD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar