Cast/Pairing : Jonghyun/Eunsook
Genre : AU, romance
Rated : PG-13
Word contain : 304
Summary : “Aku benar-benar tidak bisa
melakukan ini!”
“Nuna,
aku menyerah. Aku tidak bisa..” Jonghyun merebahkan dirinya di samping
Eunsook, kemudian menutup wajahnya dengan kedua lengannya yang kekar. Eunsook meliriknya. Okay, masalah ini serius. Tidak biasanya Jonghyun menyerah seperti
ini. Maka ia pun melepas kacamatanya,
kemudian beranjak berdiri.
Jonghyun
yang masih pada tempatnya tidak bergeming sedikitpun. Pikirannya benar-benar kacau. Rasanya tidak bisa lagi berpikir jernih. Otak, pikiran, semuanya terasa lelah. Padahal ujian tinggal beberapa hari
lagi. Dan dia tidak –belum menguasai
beberapa materi yang seharusnya sudah ia kuasai. Ahh, benar-benar frustasi. Matanya terasa memanas dan akan mengeluarkan
air matanya sebelum Eunsook datang dan menepuk lengannya dengan lembut.
“Ayo
bangun..” ketika ia membuka matanya dan
memindahkan posisi tangannya, ia melihat Eunsook sedang menaruh segelas susu
coklat dan beberapa kue coklat di atas meja.
“Eu..eungg..”
erangnya ketika berusaha menarik Jonghyun untuk bangun. “Apa ini?”
Tanya Jonghyun heran.
“Susu dan kue. Cepat
habiskan..” jawab Eunsook kemudian duduk
di sampingnya. Dengan ragu Jonghyun
meminum susu coklatnya dan mengambil kue dengan tangan kirinya. “Kau mau?”
tawarnya pada Eunsook. Dan
Eunsook menggeleng.
“Belajar hari ini sudah cukup. Besok kita lanjutkan lagi..” katanya sambil menopang kepalanya dengan
tangan kirinya.
“Hehh? Biasanya..–”
“Aku tidak mau mengajari murid yang sudah hampir
frustasi. Lebih baik kau istirahat,
besok baru belajar lagi..” jawab Eunsook
cepat, kemudian dibalas anggukan oleh Jonghyun.
“Nuna,
aaaanngg..” Jonghyun menyodori sepotong
kue ke mulut Eunsook, berniat menyuapinya.
“He..hehh?” kaget,
namun Eunsook tetap membuka mulutnya dan menerima suapan dari Jonghyun. Keduanya kemudian tertawa, lantas Jonghyun
melingkari pinggang Eunsook dengan tangannya, dan menyenderkan kepalanya di
bahu Eunsook.
“Maaf
ya aku sangat menyusahkanmu akhir-akhir ini.”
Gumamnya. Dan Eunsook hanya
tertawa, “Tidak masalah. Asal kau bisa
lulus ujian nanti. Setidaknya aku bisa
bangga denganmu..”
“Astaga Nuna, kata-katamu barusan…benar-benar..”
“Hahahaha!”
“Tapi karena trigonometri sialan ini juga yang membuat kita
semakin dekat, kan?” goda Jonghyun. Dan Eunsook mengernyit karenanya,”Itu karena
kau yang bodoh, tau!”
[A/N : Okay,
this… -____-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar