Kamis, 31 Mei 2012

FANFICTION : [S E R I E S] UGLY AND ALWAYS


Cast :  (YOU) as Nona Pocari, Nuna Es Krim, and Gadis Pengupas Bawang
 Oh Sehun as your brother
 The other casts, please find it by yourself~

Genre : General/Family/Friendship/Romance

Rated : T

Summary : “ –Dan aku tidak akan menyebutkan namaku.  Mungkin panggil saja Nona Pocari, atau Nuna Es Krim, atau Gadis Pengupas Bawang.  Yaiks!”

“Aku memperhatikanmu daritadi Nona,”

Iya –aku tahu bocah, sampai kau menertawaiku seperti tadi bukan?  Lucu sekali!  Aku tidak menyukai orang ini, sama sekali tidak suka!  Tidak tahu alasan lain apa, tapi cukup dengan dia menertawaiku seperti tadi sudah memberikanku alasan kuat.  Tapi dia terus berdiri di sampingku; mengikutiku saat aku bergeser untuk melap bagian jendela lainnya.

“Rasanya aku mengenalmu.”  Aku tersentak, sepanjang hidupku, orang-orang yang mengenalku bisa kuhitung dengan jari.  Mendiang ayah dan ibuku (tapi kupikir mereka tidak lagi terhitung), adikku Oh Sehun, beberapa teman saat sekolah dulu, dan rekan kerjaku.  Sadar dengan banyaknya kekurangan, aku menarik diriku.  Tidak mau bergaul dengan orang lain, istilahnya aku membuat batasan sendiri tentang bergaul.  Dan tidak sadar bahwa aku sudah terlalu jauh menarik diri.  Bagi yang asal mengenalku dan tidak seperti Sehun, orang akan mengira aku adalah anak pendiam yang bisa disiksa –beruntung saja aku tidak memakai kacamata tebal plus-minus.

Padahal itu adalah bukti nyata sikap ketakutanku, aku takut mereka secara langsung atau tidak langsung meledekku.  Sudah cukup aku yang menilai aku jelek, orang lain tidak perlu `kan?  Lebih baik aku menarik diri daripada kemungkinan-kemungkinan yang aku buat sendiri benar-benar terjadi.

“Kau.. kakaknya Sehun `kan?”  dia mengacaukan lamunanku dengan ucapan lainnya yang lagi-lagi membuatku terkejut.  Bagaimana bisa dia mengenal Sehun?  Oh ayolah, Sehun itu lumayan terkenal.  Tapi..kenapa kakaknya?  Dan kuanggap itu bukanlah pertanyaan, dia sepertinya sedang menilaiku.

Akhirnya setelah mengabaikannya, aku menoleh ke arahnya, melihatnya meletakan jari telunjuknya di bibir bawahnya dan melihatku dengan penasaran. “Kau mengenal Sehun?”  tanyaku pada akhirnya setelah memperhatikan sikap kekanakannya cukup lama.

Dia mengangguk sambil tersenyum lebar. “Perkenalkan, namaku Kim Jongin.  Teman satu jurusan Sehun, oh teman barunya.”  Membungkuk selanjutnya mengulurukan tangannya di depanku.  Aku memegang botol penyemprot dan serbet dengan dua tangan, mencengkram serbet dengan kuat sampai buku-buku jariku berwarna putih.

Dia melihatku dengan heran dan menurunkan tangannya yang terulur dengan ragu-ragu karena sama sekali tidak kusentuh.

“Se..Sehun menceritakanku padamu?”  tanyaku dengan suara serak.  Sialan, Oh Sehun, kapan kau akan mematuhi ucapanku?

Dia mengangguk ragu, kemudian menambahkan dengan cepat, “Bahkan dia menunjukan fotomu padaku.  Makanya ketika aku melihatmu, aku seperti sudah mengenalmu..emm..Gadis Pengupas Bawang?”  dengan nada menggoda di ujung kalimatnya, dia tersneyum jahil dan mengedipkan sebelah matanya.

“Baiklah Gadis Pengupas Bawang, kuharap kita bisa bertemu lagi!”  setelah berkata begitu dia membungkuk lagi dan berjalan menjauh.  Sementara aku semakin mencengkram erat serbet dengan tangan kanannya.  Bisa kurasakan kuku jariku menusuk-nusuk kulit telapak tanganku sendiri.

Anak itu, si Kim Jongin itu, sudah berlaku tidak sopan tanpa meminta maaf, sekarang membuat julukan yang sangat memalukan seperti itu?!  Tuhan, aku memang bukan gadis yang rajin beribadah, bahkan aku jarang berdoa padaMu.  Tapi bisakah kabulkan doaku ini?  Jangan buat si tengik itu bertemu lagi denganku, dimanapun!  Ya Tuhan, Sehun berteman dengan anak seperti itu?

Dan lagi, kenapa Sehun suka sekali menceritakan kakaknya pada teman-temannya?!  Sampai menunjukan fotoku pada temannya?  Apa sih yang dia cari dengan menceritakanku pada teman-temannya?  Membuatku malu saja, lagipula dia tidak malu menceritakan kakaknya yang jelek dan tidak melanjutkan pekerjaan karena bekerja sambilan dimana-mana?

Oh Sehun memang sangat tampan, tapi kenapa dia tidak peka dengan kondisi kakaknya sih?  Apa karena terlalu lama tinggal denganku, dia jadi tidak bisa melihat mana gadis yang perlu diceritakan dan dibicarakan selain aku?  Sehun bodoh!

To Be Continue~

A/N : well, menurutku part yang ini lebih panjang beberapa karakter disbanding part 2nya~ lalalala~~ sudah ketahuan kan, siapa cast lainnya?  Wuehehe~  masih ada beberapa cast lainnya yang penuh rahasia `kan?  Kemarin adakah yang menebak kalau cast barunya adalah Jongin alian Kai cintah?  Hahaha, maaf juga kemarin ga posting apa-apa, main kerumah temenku seharian sih.  Wuehehe :3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar